Financial Planning 101

Perencanaan Keuangan adalah ilmu untuk merencanakan dan mengelola keuangan. Kenapa keuangan harus dikelola? Jawabannya simple: supaya cukup.

Bayangkan kalau uang kamu tidak cukup sampai tua nanti. Jual semua barang yang kamu punya? Utang? Bergantung hidup sama orang lain? Percaya deh, situasi seperti itu tidak enak sama sekali. Kalau kamu sudah dikasih rezeki yang (sebenarnya) cukup, ya dikelola dengan baik dong. Jangan sampai besar pasak daripada tiang.

Jadi gimana sih caranya mengelola keuangan yang baik dan benar?

  • Cashflow Positif: Pengeluaran HARUS lebih kecil dari pendapatan. Baik itu secara tahunan maupun bulanan.
  • Utang Terkendali: Idealnya memang tidak ada utang. Tapi seperti yang kita tahu, biaya hidup semakin naik setiap tahunnya. Jadi bagi sebagian orang, terutama yang penghasilannya pas-pasan, agak sulit untuk lepas dari utang. Utang boleh saja selama untuk kebutuhan dasar atau produktif (menghasilkan pendapatan) dan totalnya di bawah 30 - 35% dari total pendapatan.
  • Dana Darurat: Tidak ada rencana yang sempurna yang dibuat oleh manusia. Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Akan selalu ada kejadian tidak terduga yang, biasanya, butuh biaya di luar anggaran yang telah kita buat.
    HP rusak, mobil mogok, kecelakaan, nolongin orang, dan sebagainya. Harus selalu siap sedia Dana Darurat minimal 3 bulan pengeluaran. Kumpulkan perlahan aja, sesuai kemampuan.
  • Asuransi: Terutama yang sudah punya tanggungan. Asuransi berperan sebagai proteksi terhadap pendapatan untuk orang yang ditinggalkan. Asuransi berfungsi menggantikan nilai ekonomis sesuatu atau seseorang. Kalau masih single, perlunya asuransi kesehatan. Kalau sudah berkeluarga dan jadi breadwinner alias pencari nafkah utama, maka perlu juga asuransi jiwa. Pertimbangkan asuransi penyakit kritis terutama bila dalam keluarga ada riwayatnya. Sesuaikan premi dengan kemampuan cashflow kamu, tapi tetap sebagai prioritas. Asuransi merupakan Dana Darurat dalam skala besar.
  • Dana Pengembangan Diri: Termasuk di dalamnya Dana Pendidikan Anak. Dana ini penting sekali sebagai fondasi dalam menambah penghasilan. Dengan kemampuan yang meningkat dan kenalan yang luas, maka ketika bertemu dengan kesempatan, akan terciptalah kesuksesan.
  • Dana Pensiun: Mempersiapkan masa depan kamu supaya tidak bergantung dengan anak cucu, keluarga, atau negara. Persiapan Dana Pensiun seringkali disepelekan dan dianggap masih lama. Walaupun memang masih puluhan tahun ke depan, tapi jika tidak dialokasikan dari sekarang, maka tidak akan ada dana tersisa nantinya.
    Yang menarik adalah, semakin awal dipersiapkan, maka akan semakin ringan dana yang perlu disisihkan.

Setelah ketentuan di atas terpenuhi, barulah kamu bisa menyisihkan untuk keinginan. Beli HP, beli mobil, beli baju, liburan, dan lainnya. Tapi ingat, jangan sampai utang ya untuk keinginan kamu.

Nah, itu adalah perencanaan keuangan yang idealnya dijalankan. Kalau versi kamu gimana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *