Tiga Sumber Pendapatan yang Perlu Kamu Ketahui dan Miliki

Hai Finners… Sudah pada kerja kan ya? Kalo sudah kerja atau usaha, pasti sudah ada pemasukan / pendapatan. Nah, apa kalian tahu definisi umum dari pendapatan? Pendapatan adalah imbal hasil yang kamu terima dari sesuatu yang kamu lakukan, kerjakan, atau investasikan. Nah, pendapatan yang kamu terima kemudian dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam rentang waktu tertentu. Misalnya untuk beli makanan, pakaian, cicil rumah, dan lain sebagainya.

Oya, buat kamu yang sudah berkeluarga, pastinya memiliki kebutuhan yang berbeda dengan yang masih single (belum menikah). Pendapatan kedua pasangan suami dan istri (jika bekerja) pasti diutamakan untuk kebutuhan anggota keluarga, mulai dari sewa atau cicil rumah, kebutuhan bulanan, pakaian, pendidikan anak, dan lain-lain.

Naah.. Apakah Finners tahu bahwa ada tiga jenis penghasilan yang dibedakan dari sumber pemasukannya?

Tiga jenis pendapatan (jika kamu sudah punya ketiganya) ini bisa digabungkan untuk memenuhi kebutuhan bulanan seperti pada umumnya. Nah kali ini penulis ingin mengulas secara singkat tiga jenis pendapatan ini supaya Finners lebih memahami dan dapat menciptakan pendapatan dari tiga jenis sumber yang akan penulis bahas.

Apa saja tiga jenis pendapatan itu? Yang pertama yaitu :

1. PENDAPATAN AKTIF (Active Income)

Jenis pendapatan ini adalah pendapatan / penghasilan bulanan yang didapatkan dari hasil bekerja; contohnya gaji, bonus bulanan, tunjangan, dan lainnya yang diperoleh dari tempat kamu bekerja.

Tapi pendapatan aktif ini juga bisa didapatkan tidak hanya dari satu sumber juga lho; pastinya jika kamu mampu bekerja di dua tempat atau lebih / mengerjakan aktivitas lainnya yang bisa menghasilkan pendapatan. Bahasa kerennya itu side hustle atau kerjaan sampingan.

Nah, dikatakan pendapatan aktif, karena kamu harus bekerja (aktif) untuk mendapatkan jenis pendapatan ini. So, jika kamu tidak bekerja (tidak aktif) maka pendapatan aktif ini otomatis akan berhenti.

2. PENDAPATAN INVESTASI (PORTFOLIO INCOME)

Pendapatan investasi adalah pendapatan yang berasal dari imbal hasil investasi kamu. Contohnya investasi reksadana, saham, obligasi, dan lain-lain. Investasi ini juga harus dimulai dari awal / dari usia muda untuk membangun kebiasaan menyisihkan uang yang ditabung. Tapi ingat, sebelum kamu melakukan investasi, pastikan kamu mempelajari inklusi keuangan terlebih dahulu; yaitu tentang instrumen investasi yang akan kamu gunakan, mulai dari cara menabung kelebihan kekurangan instrumen tersebut, hingga risiko nya seperti apa.

Karena penghasilan dari hasil investasi ini biasanya berbanding lurus dengan risiko investasinya.

3. PENDAPATAN PASIF (PASSIVE INCOME)

Pendapatan pasif ini berasal dari sebuah sistem yang telah bekerja, misalnya bisnis sewa properti, bisnis waralaba (franchisor), bisnis multi level marketing, hak paten, dan lain-lain.

Finners, sebelum mendapatkan pendapatan pasif, kamu tetap harus bekerja dan berusaha dulu awalnya; istilahnya menggerakkan mesin uang ini dulu; setelah mesin ini bisa bekerja dengan sendirinya (auto-pilot), maka kamu cukup mengecek secara berkala apakah mesin uangmu tetap bekerja sesuai sistemnya. Contohnya dalam bisnis MLM, meskipun sistem sudah jalan, kamu harus tetap mengadakan meeting dan memotivasi tim kamu secara berkala. Kemudian bisnis sewa rumah, sebagai pemilik mungkin kamu harus tetap melakukan pengecekan untuk perawatan dan perbaikan beberapa bagian rumah sewamu, sehingga tetap layak untuk ditinggali oleh sang penyewa lama maupun baru.

Itu dia tiga sumber pendapatan yang kamu perlu ketahui dan juga perlu kamu miliki. Setidaknya Finners wajib memiliki dua diantara tiga sumber pendapatan tersebut, mengingat kebutuhan seseorang selalu meningkat setiap periode dalam hidupnya, jadi tidak dikatakan hanya mengandalkan gaji, namun juga pandai dalam berinvestasi dan merencanakan keuangan, untuk menuju kebebasan finansial.

Jika kamu ingin belajar lebih banyak mengenai mindset dan literasi keuangan dengan baik, kamu bisa follow Instagram @fingram.id, serta Instagram penulis @hengkyguna.

Yuk share artikel ini kepada rekan terdekat Anda supaya mereka mengetahui juga informasi tentang literasi keuangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *